Cahaya itu diatas cahaya…

Menerangi jalan menuju cinta-Nya



Senin, 06 Juni 2011

Janin yang Merasa, Mendengar dan Melihat


Bismillahirrahmanirrahim…
Allahumaghfirli Waliwalidaiya Warhamhuma kamarabbayani Shoghiro…

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, dia berkata: seorang laki-laki menemui Rasulullah SAW. kemudian bertanya, “ Ya Rasulullah! Siapa orang yang paling saya muliakan?” Rasulullah SAW. menjawab, “Ibumu.” Laki-laki itu bertanya lagi, “ Setelah ibu saya, siapa?” Rasulullah SAW. menjawab, “Ibumu.” Tanya laki-kaki itu selanjutnya lagi,  “ Berikutnya siapa?” Rasulullah menjawab, “Ibumu.” Laki-laki itu bertanya lagi, “ Berikutnya siapa?” Rasulullah SAW menjawab, “Ayahmu.” (HR. Bukhori )

Subhanallah… betapa berharganya makhluk bernama wanita, mereka dimuliakan dan di tinggikan nilainya dibanding pria. 3:1 tanpa bermaksud mendiskriminasikan kaum pria. Bahwa yang sering digembargemborkan bahwa wanita sering dijadikan objek yang steryotipe, diperlakukan tidak adil dan dinomorduakan, semua itu tidak terbukti karena adil itu telah di terapkan di Islam. Keadilan yang sesuai dengan proporsinya, diberikan sesuai dengan apa yang dibutuhkan bukan keadilan sama rata sama rasa.

Tapi bukan itu yang ingin penulis bahas karena bukan kapasitas penulis untuk menyampaikan panjang dan lebar (belum nyampe ilmunya..). ada hal yang menarik yang ingin disharing-kan ketika penulis mengikuti dan menyaksikan secara langsung bagaimana kaum perempuan menjalani sebuah proses yang luar biasa dalam hidupnya. ketika ada bakal calon manusia yang dititipkan oleh Tuhan (Allah Swt.) lewat rahim para perempuan. Ini hal yang menabjubkan, luar biasa, dan bukan suatu hal yang tanpa perencanaan karena proses penciptaan manusia meruapakan rangkaian sistem yang teratur, terencana, mendetail, sempurna, tanpa kesalahan. Siapa yang bisa mendesain semua ini bila hal yang terkecil dapat bekerja dan teratur mengikuti perintah yang Maha Perkasa dan Maha Menciptakan segala sesuatunya dengan penuh perhitungan. Allah SWT, dengan kuasa-Nya.

 “Dan kami perintahkan kepda manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bepakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu.” (QS. Luqman 14).

Kalau orang ada yang memberi statement “I Hate Monday” berbeda denganku “I Love Monday”. Hari ini Senin, 6 Juni 2011 yang merupakan hari pelayanan dan pemeriksaan ibu hamil di puskesmas tempat kerjaku. Alhamdulillah kurang lebih sekirar 15 ibu hamil datang untuk periksa kehamilannya. Subhanallah, ada sesuatu yang hidup dan sedang berkembang di dalam rahim ibu-ibu hebat itu, calon orang-orang hebat dan pemimpin hebat sedang tumbuh dan berkembang. Sesuatu yang bergerak, berdetak, dan semuanya teratur dalam susunan fungsi dan sistem sel, jaringan, organ dan sitem organnya. “maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” Sempurna!

Sekedar intermezzo… bu, tidak semua orang diberi kesempatan untuk hamil, melahirkan dan membesarkan anak. Ibu adalah orang-orang pilihan yang telah Allah SWT percayakan untuk mengemban amanah luar biasa besar ini. Disadari ataupun tidak ibu yang kelak akan membentuk anak ini akan menjadi apa, dan pembentukan karakter serta kecerdasan anak sudah bisa diasah sejak ibu dinyatakan hamil (masa sih? Huum beneran).

Waktu saya orientasi dulu ada sedikit cerita dari dr. Hj. Sri Nafsiah (Ka. Bid. Kesehatan Keluarga Dinkes Indramayu). Kata beliau, saat jantung berdetak janin sudah bisa mendengar dan melihat tapi bukan dengan telinga dan mata seperti  yang kita alami saat ini. Janin-janin itu mendengar dan melihat dengan Mesen Chepalon atau biasa yang disebut gelombang otak. Cara kerja gelombang otak ini ruar biasa hebat sama seperti cara kerja kelelawar yang dapat menangkap sinyal suara dari jarak jauh, seperti mata burung hantu yang bisa melihat di kegelapan, lumba-lumba yang punya radar sensoris. Nah… karena janin itu sudah bisa mendengar, melihat sekaligus merasakan apa yang dirasakan oleh ibunya maka, pendidikan sejak dini, saling kasih sayang, perkataan yang baik, contoh teladan, motivasi yang positif baiknya diterapkan oleh pasangan suami istri, keluarga juga tetangga.
Tentang bayi yang bisa merasakan… Saya pernah mengikuti training senam hamil YOPHITTA (di RS tempat dulu saya kerja ada senam hamilnya tiap Rabu sama Sabtu…promosi J). Trainer-nya dulu Ibu Arsaningsih. Salah satu metode yang digunakan yaitu HypnoTheraphy (afirmasi)  sekarang-sekarang lebih dikenal dengan Hypnobirthing. Afirmasi ini merupakan terapi mindset dengan menggunakan kata-kata yang dapat mengubah mood  agar ibu hamil bisa merasa tenang, focus, rileks dan menerima secara ikhlas (bersyukur) dengan kehamilannya, hasil akhirnya adalah bila ibunya tenang, bahagia, positive thinking dan siap dengan kehamilannya maka janin yang ada dikandunganpun akan merasakan apa yang ibu tersebut rasakan. Mangkanya, pasangan suami-istri dan keluarga yang sakinah mawadah warohmah ya J
Tentang janin yang bisa mendengar… waktu itu saya nemenin ibu hamil yang lagi USG 4 dimensi sama dokter Sp.OG, si ibu nanya “Dok, anak saya jenis kelaminnya apa?” Dokter jawab,” wah ga keliatan bu, si kecilnya nutupin nih posisi si kecil malu-malu (penonton kecewa..), bentar bu tenang..” sambil megang probe USG Si dokter tiba-tiba ngomong kepada si janin yang dikandungan “deek, mamah sama papahnya mau tau nih jenis kelaminnya apa?” wah… Subhanallah tiba-tiba si janin berubah posisi “ Selamat bu-pak Insya Allah laki-laki” Alhamdulillah. 
Janin bisa mendengar bunyi detak jantung ibu hingga suara perut ibu yang keroncongan. Ternyata bila ibu-suami yang sering membacakan ayat suci Al-Qur’an untuk si janin maka aktifitas janin di dalam perutnya bisa lebih tenang. “…Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang (Ar-Ra’d 28). Bagi yang mau nonton video USG perbandingan janin yang dibacakan Al-Qur’an  bisa di lihat di http://www.youtube.com/watch?v=PcWkKEAcHSk. Usia 25 minggu janin mulai mendengar suara dari luar kandungan. Ia bisa membedakan suara ayahnya dari suara pria lain saat sang ayah ngobrol dengan beberapa orang. Ini saat tepat bagi ibu dan suami untuk sering-sering bicara pada janin. Katakan bahwa ibu-suami mencintainya. Banyak yang mau saya certain tentang janin yang mendengar tapi nantinya jadi kepanjangan. Bagaimana kalau kita lanjut ke Janin yang melihat. Yuuk…
Janin yang melihat, minggu ke-18  mata bayi pun berkembang. Ia akan mengetahui adanya cahaya jika ibu menempelkan senter yang menyala di perut. Janin sudah bisa melihat cahaya yang masuk melalui dinding rahim ibu. Minggu ke 28 atau bulan ke tujuh mata janin sudah mulai membuka dan menutup tapi belum berfungsi layaknya mata kita.
Duhai para ibu, saya mencoba merasakan apa yang kalian rasakan walaupun daku belum pernah merasakannya J inilah proses perkembangan janin yang terjadi di rahim ibu…

Kehamilan          
                                                                       
Saat kehamilan trimerter I (bulan pertama kehamilan-12 minggu), 3 bulan fisik terasa nyeri, perasaan tidak enak mulai terasa mual muntah atau biasa yang disebut “Morning Sickness”, pusing, lemes, cepat capek, sering kencing adalah gejala yang biasa dialami oleh ibu hamil. Perkenalkan, ini hasil kerja hormon estrogen dan progesterone serta HCG untuk mempertahankan kehamilan ibu sebelum plasenta terbentuk. Ibu yang cantik sabar ya… tahukan ibu bahwa pada saat itulah embrio (calon janin) sedang berkembang dengan pesat menjadi janin. Dan pada akhir 12 minggu kehamilan, jantungnya BERDETAK, kata dosen saya dulu tiga bulan pertama inilah yang disebut periode embryogenesis dimana bakal janin sangat sensitive terhadap zat kimia dan asupan makanan serta asam folat dibutuhkan untuk membentuk jaringan dan organ janin. Selektif terhadap makanan yang dikonsumsi, jaga kesehatan, dan upayakan tidak mengkonsumsi obat-obatan tanpa rekomendasi bidan/dokter ya..
janin 5 minggu

Tiga bulan berikutnya, trimester Kedua (12-28 minggu).. selamat ibu, inilah masa nyaman dengan kehamilan anda. Tubuh sudah menyesuaikan diri dengan sistim kerja hormone dan plasenta. Tangan janin sudah mampu menggenggam, kaki menendang, semua organ matang dan tumbuh, DJJ dapat didengar dengan Doppler, pankres memproduksi insulin, Bayi bisa melihat cahaya yang masuk melalui dinding rahim ibu, penyempurnaan paru-paru dan system pernafasan, Ia memiliki kebiasaaan "berolahraga", menggerakkan otot jari-jari tangan dan kaki, lengan dan kaki secara teratur. Subhanallah, ada calon manusia hebat yang berkembang dirahim-mu ibu.

Selanjutnya, trimester ketiga (28-42minggu), saat-saat yang ditunggu. Sistem tubuh sudah sempurna, perut sudah semakin membesar, nafas sudah semakin sesak dan mudah capek, pinggang pegel, posisi tidur serba salah, akhir kehamilan  sering kencing mungkin kembali terjadi, kaki bengkak. minggu ke-28, walaupun gerakan bayi sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. Paru-parunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup.minggu ke-31 pada fase ini perkembangan otaknyalah yang berkembang dengan sangat pesat dengan menghasilkan bermilyar sel. Minggu ke-34 kepala bayi memposisikan diri di bawah dan akan masuk panggul pada usia kehamilan 36-37 minggu, minggu ke-38, seluruh rahim terisi oleh bayi sehingga janin tidak bisa berputar banyak. Antibody ibu ditransfer ke bayi, hal ini memberikan kekebalan untuk 6 bulan pertama sampai system kekebalan bayi bekerja sendiri. Minggu ke-38 hingga minggu ke-40. Proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan. Selamat jadi Ayah dan Ibu…. Amin.

4 Dimensi, si kecil senyum :)
Ibu hamil yang baik, ini ada link tentang proses perkembangan janin ada gambar-gambarnya bisa ditengok http://www.perkembanganjanin.blogspot.com/
Untuk si ayahnya… sebagai suami SIAGA dan sayang istri penting untuk menemani istri saat kehamilan hingga perslinan. Kehamilan sang istri merupakan amanah bersama pak. Hal-hal kecil yang terkadang dapat membantu kelancaran proses kehamilan-persalinan adalah menemani/ mengantar istri saat periksa kehamilannya di bidan/ dokter, masuk ruang periksanya lebih bagus (ga akan dimarahi)  karena hasil pemeriksaan dan konseling yang disampaikan nanti akan bermanfaat untuk suami-istri. Mengingatkan dan menyiapkan vitamin untuk di minum sang istri tercinta, menemani dan memotivasi ibu saat morning sickness dan siap di kondisi susah ataupun senangnya, perlu juga dipersiapkan menemani istri berjuang saat proses kelahiran buah hati kelak (wahh senangnya…semoga ketemu nih dengan suami yang ready).
Wah sudah panjang saya bercerita, semoga ada manfaatnya untuk siapapun yang membaca. Saya khususkan ini untuk para ibu hamil yang saya do’akan semoga selalu sehat dan semoga anak yang dilahirkan soleh-solehah cerdas dan siap menjadi pemimpin adil dan pewaris ilmu. Untuk yang mempersiapkan kehamilan semoga makin mantap dalam merencanakan, untuk yang single semoga ketemu pria soleh yang setia setiap saat (he kaya iklan..).


Robbanaa hablanaa min adzwajinaa wadzurriyaatina qurrota a’yun waj’alnaa lilmuttaqina imaman…Amin
(Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa). Amin





2 komentar:

  1. esti supriyanti8 Juni 2011 10.15

    subhanaulah ilmunya mnfaat bgt say,,dlu wktu ak hmil jg bnyak blog d intrnet tp klo dah jd arsip gni kan enak bcanya,,say cr info ttg bbl dwonk,khan malaikat kecilku udah lhr,n alhmdllh trmsuk byi yg tenang krn afirmasi positif n kbiasaan ayahnya yg sll ajak dia ngom dlm prut.smp skr klo lg nangispun ayahnya tlp dia lgsg diem trs senyum snyum sndri.(esty_supriyanti)

    BalasHapus
  2. waaah mba esti... makasih ya mba komentarnya. Insya Alah kapan-kapan nulis tentang bayi baru lahir :) mantap lah mba esti afirmasinya udah dipake. semoga si kecil selalu sehat dan keluarga selalu diberi kebahagiaan Amin...

    BalasHapus