Cahaya itu diatas cahaya…

Menerangi jalan menuju cinta-Nya



Minggu, 10 Februari 2013

Belum Ada Judul



Pernah denger pepatah bahwa mulut teko akan mengeluarkan apa yang ada di dalam isinya. Pepatah ini masih terngiang dan masih tersasa di kepala saya sampe sekarang. Ketika mau nulis, atau mau ngungkapin sesuatu ke orang, atau pas ngobrol sama temen-temen kalau lagi ngerasa deket sama Allah itu bawaannya “saya harus ngomong yang bener nih, gak boleh sia-sia” trus hati terasa lembuuuut banget, pengen senyum dan ngeliat segala fenomena yang terjadi di depan mata kayaknya penuh hikmah. Subhanallah, itu indah banget seolah-olah surga dunia ada di depan mata (bayangin kalau surga akhirat pasti lebih indah dan mepesona).

Lain hal kalau lagi butek. Pikiran kacau, kalau ketawa rasanya ketawa semu, kalau ngobrol nyesel saya tadi udah ngomong apa ya? Duh sepertinya nginggung perasaan orang nih, duh mulut kayaknya pengen ngomentarin orang, butek deh, dada sesek kerasa sakitnya. Bukan sakit fisik sampe susah nafas, bukan…tapi lebih ke sakit batinnya, terasa ada sesuatu yang menyesakkan.

Dua kejadian itu sangat terasa sekali saat inget Allah atau dalam kondisi lalai. Bener deh saya itu memang bandel, harus diingetin biar selalu inget. Ampun Ya Allah.

Kejadian lagi pas saya sakit, kepala nyut-nyutan badan meriang, akral / ujung jari dingin, leher dan kepala panas alias badan menggigil demam gak enak pokoknya, ditambah mulut terasa pait, badan pada pegel, kena air juga sakit, makan gak enak pengennya rebahan di tempat tidur… itu rasanya pengen tobat terus  lisan istighfar, dosa-dosa tergambar di depan mata. Ya Allah saya pengen ketemu Allah, pengen ngeliat dan Ketemu berkumpul sama Rasulullah.

Kata guru saya iman itu naik turun, sungguh bahagia bagi-orang-orang yang imannya naik terus minimal stabil kalaupun turun lalu segera naik kembali, turunnya gak lama-lama. Seolah-olah kebaikan selalu membersamainya, kata-katanya lembut dan tak pernah menyakiti, menenangkan, pendengarannya terjaga, matanya tertunduk pada godaan-godaan dunia, tangannya selalu bermanfaat, langkahnya ke mesjid dan selalu ke jalan yang baik, lisannya selalu terjaga dengan dzikir dan shalawat, ibadah-ibadah sunnah dibabat habis, kehadirannya membawa bahagia orang-orang disekelilingnya. Hmmm… adakah sosok seperti ini? Nyaris sempurna ya.. tapi feeling saya orang-orang ini ada. Beberapa saya temui di kehidupan saya tapi memang kuantitasnya tidak banyak. 

Sungguh beruntungnya ia. Sungguh…



Replace


Bismillahirrahmanirrahim…

Sore ini dingin sekali, berbeda dengan sore-sore sebelumnya. Tubuhku ringkih dengan dingin ini serasa ia sudah menyelusup sampai ke tulang-tulang. Akral-akral jari tangan dan kaki memutih dan rindu merangsak masuk ke dalam sela-sela ruang yang hangat. Suara alunan syeikh Saad Al- Ghamidi yang membaca surat An Nuur terasa mendayau-dayu dan syahdu. Senja yang luar biasa, Alhamdulillah…

Beginilah kehidupan, aku melihat, mendengar, menyentuh, merasakan, mencium wanginya dan merasakan energy kehidupan dan cinta yang mengalir melalui relung, sendi dan menjalar melalui helaan dan hirupan nafas. Lembut kadang gelisah datang menghampiri, dinamika kehidupan manusia yang mencari arti, mempelajari, menemukan sesuatu yang bernama makna. Ah… betapa sulitnyakah makna itu ditemukan sehingga benturan dan gempuran mesti kerap datang menghampiri dan menerpa diri?

Ada yang datang dan pergi. Ada yang permisi namun ada juga yang datang sekelabat kedatangannya dan kepergiannya tanpa pernah permisi. Rasa memiliki, layaknya memiliki kehilangan yang berarti, kau hanya dapat nelangsa merasa kalau ia telah tiada tanpa pernah siaga berbuat sesuatu untuk mencegahnya pergi, sesuatu yang berarti dan begitu kau rindu sejak lama. Setalah ianya pergi baru kau sadari bawa telah ada yang hilang di hati. Kau bertanya, apakah itu gerangan yang pergi? Serasa hampa tak satupn bisa kau temui jawabannya di hati.

Lubang hati itu masih membekas, meyisakan ruang untuk kembali diisi dan ditemui maknanya yang sama. Hmmm… atau bisa saja kau ganti dengan menanamnya dengan sesuatu yang baru yang lebih rimbun, lebih berwarna, bermakna tentunya lebih indah. Merawatnya, memupuknya dengan pupuk cinta, menyiraminya dengan harapan yang sederhana dan bermakna, melihatnya selalu dengan kedua mata keteduhan, hati yang penuh kelembutan, dan do’a-do’a yang mengalun merdu syahdu penuh rindu pada pemilik sejatinya.

Sungguh, ianyapun butuh apa yang sejatinya kau butuhkan, bukan harta, pangkat ataupun kedudukan. Hanya sesuatu yang sederhana menenangkan dan sejatinya mendatangkan kelembutan.

Ala bidzikrillahi tatmainul qulub. . .


Jumat, 01 Februari 2013

Milad Bang Phi

Sunday, January 06, 2013

Bismillahirrahmanirrahim…

Alhamdulilah, hari ini abangku Bang Pian milad yang ke 27 tahun. Ya Allah, gak kerasa umur 27 tahun itu udah sungguh sangat luar biasa yang udah Allah kasih. Kalau kata Abah, “ dulu abah umur 27 tahun udah punya anak satu.” Hehe …

Cerita sedikit tentang bang pian. Bang Phi (panggilan dari saya) ini abang saya yang ke-3. Jarak umur Cuma 2 tahun tapi karena saya kecepetan masuk TK alhasil saya sama bang phi Cuma selang 1 tahun di sekolah jadi ya seringnya bareng terus. Bang phi ini “musuh”saya sejak kecil, bener deh nakaaaaaaaal banget, usil, secara saya ini adik perempuan satu-satunya dan saya anak yang cengeng dulu di rumah (dulu lho ya :D) mungkin itu menjadi penyebab saya sering berantem dari hal-hal yang ringan sampe yang tingkat berat. Kalau lagi sensitive, kesentuh sedikit aja kita bisa saling balas-balasan dan berhenti sampe ada yang nangis dan itu saya. Huhu… apa memang kakak adek begitu ya??

Tapi lain dulu lain sekarang. Saya mulai insap gak mau berantem lagi, gak mau nyari masalah sejak saya kuliah di Yogyakarta dan bang phi kuliah di Malang. Jarak yang jauh, jarang ketemu, dan factor kedewasaan (ciee,,.. dewasa nih) buat saya tahan emosi kalau dia gak mau ngalah. Quality time saat liburan semester atau lebaran yang hanya beberapa hari kalau dip eke buat berantem, balas-balasan kok kayaknya rugi sangat ya. Yaaa walaupun bang phi ini kadang suka muales dan itu bikin saya BT. Ribut-ribut sikit masih adalah untuk mengobati kekangenan tapi itu murni karena saya kangen juga dengan kondisi masa kecil dulu bukan karena saya benci atau sebal, saya masih suka kekanak-kanakan mentang-mentang paling muda di rumah heuheu…

Sekarang abang saya udah 27 tahun, senang dan sedih deh mengingat usianya yang semakin bertambah dengan sisa usia yang semakin berkurang. Abang saya ini belum menikah padahal ia ganteng, rajin solat ke mesjid, cukup mapanlah, recommended banget deh hihi. Alhamdulillah Allah ngasih saya abang hebat seperti dirimu (huaaa… gak pernah saya ngomong begini ke bang phi.)

Barakallah untuk bang pian, semoga Allah makin cinta, makin rajin solat di mesjidnya, jadi anak yang soleh bagi abah-umi, bijaksana, dewasa, jadi abang yang baik dan jadi adik yang baik bagi abang-abangnya, semoga Allah mempertemukan dengan jodoh yang solehah di tahun ini, sukses melangit di tempat kerjanya, sukses dunia akhirat selalu. Amin ya Robbal ‘Alamin…


-Adikmu-


Selasa, 27 November 2012

Love Rain

Alhamdulillah...

Kembali mencium bau tanah, kembali memandang langit sambil berfikir hujan atau engga ya? itu merupakan sesuatu banget...Sesuatu yang udah lama gak ditemui sudah hampir setengah tahun lebih hujan malu-malu hadir sebagai mana dirinya yang malu hadir dalam kehidupanku #jiaaa, what the maksud??

Kata orang, masuk bulan Desember itu musimnya hujan. ternyata bulan November hujan udah gak sabar mau menyapa bumi. Yaaa, mau bulan apapun mau sederas apapun mau sesering apapun, mau pagi, siang ataupun malam, ucap syukur kepada Allah swt yang sangat baik sudi menurunkan hujan setelah sekian lama bumi rindu dengan basahnya tanah. 

Sungguh sekarang saya gak berani untuk mengumpat hujan, ataupun mengeluh tentang hujan, bersedih dengan datangnya hujan ataupun ungkapan-ungkap kekecewaan jemuran belum kering, kehujanan di jalan, motor yang cepat kotor, bedak yang luntur, jalanan becek dan lain-lainnya. 

Mengumpat hujan ibarat mengumpat rezeki yang udah Allah kasih. Terkadang sebagian kita juga sok mengatur kapan hujan sebaiknya turun, menyalahkan hujan dan menjadikannya kambing hitam atas kemalasan kita.  Padahal kita gak pernah tau betapa ada sebagian orang yang berbahagia dengan turunnya hujan sebagaimana rezeki yang terus mengalir di kocek-koceknya, betapa tanah yang tandus menjadi gembur, bunga-bunga yang layu menjadi segar, hewan-hewan yang dehidrasi menjadi bugar. Seandainya kita di Etopia atau di negara-negara yang miskin air, tentulah datangnya hujan menjadi saat-saat yang mereka tunggu, mungkinkah mereka mengumpat dan kecewa dengan turunnya hujan? 

Allah itu sangat baik, padahal kita sering mengatur, egois dengan kepentingan kita sendiri bahkan sampai tidak bersyukur. Allah Yang Maha Mengatur, Maha Perkasa, Maha Pengasih dan Penyayang, Maha Bijaksana sudah pasti Allah swt memperhitungkan secara sempurna di mana dan kapan saja hujan akan turun.

Turunnya hujan sebagai saat-saat mustajab dikabulkannya do'a lho.. daripada kecewa lebih baik berdo'a. Saat turun hujan kesannya lebih syahdu, lebih terasa gimanaaa gitu.

Ya Allah, golongkan kami orang-orang yang bersabar dan pandai bersyukur. Amin...


Manifesto Sabotase Produk Zionis-Israel


Don’t you all know?
Don’t you all care?
Don’t you all see how this isn’t fair?
Are we all blind? Do we not see?
Do we not bend to misery?
Of course we all know
Of course we all care
Of course we all see how this isn’t fair
We are not blind. Yes, we do see
It’s time to end this misery
Serj Tankian – Occupied tears

Penggalan lirik lagu ini bercerita tentang kesedihan yang dialami anak-anak karena perang. kalau kita bicara konteks maka kita akan teringat palestina, dimana bom-bom terus diarahkan ke wilayah gaza dan melukai anak-anak tak berdosa. Terlebih lagi didalam lirik lagu ini terdapat kalimat “Yes, it’s the two-state solution” semakin jelas bahwa yang dimaksud lagu ini adalah wilayah palestina, walau kita tidak setuju dengan kalimat tersebut.

Jalur Gaza adalah simbol Intifadhah (Perlawanan). Di bulan Muharram ini, puluhan roket diluncurkan ke wilayah israel. Ekspresi Intifadhah untuk membalas serangan terbaru Israel di tahun 2012. Namun apakah serangan roket-roket HAMAS itu sepadan?

Rakyat gaza sudah lama menderita. Sebelum agresi militer Israel di 2012 inipun pernah terjadi pembantaian serupa.Kita takkan melupakan 3000 nyawa yang syahid di Jalur Gaza pada 2009 lalu. Penindasan negeri Zionis itu selesai. Jalur Gaza masih terjebak dalam blokade ekonomi bertahun-tahun.

Kita semua menyimpan emosi mendalam melihat  tragedi demi tragedi menimpa saudara kita. Marah, sedih, bingung mungkin karena jarak antara kita dan palestina yang begitu jauh, sementara mereka adalah saudara kita seiman. Ingin rasanya membantu, membantu melawan! tapi bagaimana?

“A hero can be anyone. Even a man doing something as simple and reassuring as putting a coat around a little boy’s shoulders to let him know that the world hadn’t ended” Batman-DarkKnight Rises

Pahlawan bisa siapa saja. Sekalipun ia hanya memulainya dari melakukan hal yang dianggap sepele.
Batman tidak menjadi batman karena dia hebat dalam beladiri dan kaya raya. Ia memilih jadi batman karena motivasi besarnya terhadap kepahlawanan. Pada kondisi yang sama ia memang memiliki modal dalam beladiri dan finansial.

Siapapun bisa mengambil peran dalam usaha Intifadhah ini. Apapun usahanya ketika diniatkan dengan ikhlash maka akan bernilai, jangan diam..ambil peran.. bergerak ! Bantuan paling dibutuhkan saat ini adalah doa dan uang. Sudah banyak lembaga di Indonesia yang fokus kepada penyaluran bantuan dana ke palestina. Namun apakah usaha kita sudah sampai disitu? Apakah itu ikhtiar terbaik kita? Ingatlah.. warga palestina menderita berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bertahun-tahun. Harus ada cara lain dalam usaha perlawanan ini, dan paling banyak diserukan adalah Boikot terhadap produk-produk yang berafiliasi kepada zionist isreal.

Pernah dengar kalimat“Jihad terbesar adalah jihad melawan hawa nafsu?”.  Kalimat yang berasal dari hadist bersanad dhaif ini mungkin sering jadi ‘tameng’ untuk mengaburkan makna jihad yang sesungguhnya. Poin saya bukan disitu. Kalau memang melawan nafsu itu jihad, cobalah kita kaitkan dengan usaha pemboikotan ini.

Adakah kita masih berjihad ketika ditawari coca-cola dingin untuk melepas dahaga kerongkongan?
Adakah kita masih berjihad saat diajak berkumpul bersama kerabat menikmati KFC, STARBUCKS, MCDONALD walau ditraktir?

Lawan, lawanlah nafsu-nafsu kalian itu semua, ingatlah penderitaan saudara kita. Kenikmatan sesaat kalian merupakan penderitaan tiada henti terhadap saudara kita di Palestina dan belahan dunia Islam lainnya.
Senjata-senjata militer Israel dan Amerika diambil dari devisa negara mereka. Devisa itu merupakan keuntungan ekonomi produk lokal mereka. Maka setiap kali kita mengkonsumsi produk mereka ada diri kita sebagai salah satu donatur devisa mereka. Kita mendonaturi persenjataan Israel dan Amerika untuk membunuh saudara-saudara muslim kita.

Ketika seorang ibu lebih memilih menggoreng ayam yang ia beli di tukang sayur keliling dari pada mengajak anak-anaknya ke KFC atau McDonald, maka itu adalah PERLAWANAN !!
Ketika warung kopi yang menyediakan kopi tradisonal lebih menarik bagi seorang ABG dari pada STARBUCK di mall, maka itu adalah PERLAWANAN !!
Ketika seorang ibu lebih memilih untuk memberikan ASI eksklusif dan HERBAL dari pada harus membeli susu NESTLE, maka itu adalah PERLAWANAN !!
Kalian harus bangga pada diri kalian. Ketika kalian lebih memilih ES TEH MANIS dari pada PEPSI. Makan di WARUNG PADANG dari pada PIZZA HUT. NYABLON daripada DOLCE N GABBANA. Menjahit pakaian sendiri daripada beli GIORDANO atau LEVIS. Percayalah semua itu adalah PERLAWANAN!!

Ayah yang mengganti seluruh lampu dirumahnya yang bermerk PHILIPS dengan merek dari china
biker yang lebih memilih PERTAMAX dari pada SHELL. Wanita yang berhias diri dengan produk local seperti WARDAH dan menyingkirkan REVLON dan LOREAL dari daftar kosmetiknya. Seseorang yang lebih memilih masak air dari pada isi ulang dengan AQUA. Maka itu semua adalah PERLAWANAN !!
Bukan hanya itu, ketika kita telah meniatkan segala cara untuk membantu palestina maka selalu ada cara dan jalan keluar melakukan PERLAWANAN !!

Karyawan yang sengaja lembur untuk mendapat uang lebih yang akan disumbangkan ke Palestina. Seniman yang membuat film atau ilustrasi tentang keadaan palestina. Politikus yang meloby pemerintah mendesak pengakuan terhadap palestina. Ustad yang berkhotbah pada shalat jumat tentang Palestina. Olahragawan, pelajar, artis, Ibu rumah tangga semua bisa dan harus mengambil peran dalam PERLAWANAN ini.
Dengan niat ikhlash insya Allah bernilai pahala. jangan diam..ambil peran.. bergerak !

Tujuan pemboikotan adalah mempersempit  dan memutus alur ekonomi Zionist dari hilir ke hulu. Sangat aneh jika ada yang masih memikirkan tentang ketidakmampuan memboikot Intel pentium, blackberry dan facebook. Apakah hanya karena kita tidak mampu melepaskan diri dari produk itu apa lantas kita jadi membenarkan mengkonsumsi KFC, Mc Donald, Starbuck dan makanan junk food zionis sejenisnya?
Gerakan Sabotase Produk Zionis bukan gerakan total memboikot. Tapi ini gerakan yang mengajak orang untuk MEMULAI memboikot. ketika anda bekerja di Mc Donald dan belum mampu meninggalkan pekerjaan itu karena harus mencukupi keluarga, maka selama itu mulailah menabung dari hasil pekerjaan anda. Persiapkanlah diri anda untuk berwira usaha. Percayalah Berwira usaha juga PERLAWANAN! !
Jika kekuatan ekonomi anda sudah kuat, TINGGALKAN MC Donald dan mulai masukkan dia ke dalam daftar boikot didalam hidup anda. dan begitu seterusnya.. semakin banyak produk zionis yang bisa kita boikot makan akan semakin baik.

Sekali lagi boikot disini bukan berarti tidak mengkonsumsi. Ini tentang menolak menyerah dengan lusinan keterbatasan hidup kita. Ini tentang mendobrak batas-batas ketidakmampuan kita. Ya ini tentang MELAWAN! Memberikan sedikit respek kepada diri kita. Walau kita tahu kita hanya bisa melempar segenggam pasir pada tatanan zionis laknatullah itu. Tapi biarlah segenggam pasir itu menjadi saksi di akhirat kita! Bahwa kita tidak tinggal diam melihat saudara kita dibantai membabi buta oleh Zionis.
Jangan tanyakan ini efektif atau tidak. Ini tentang emosi kedekatan kita dengan saudara kita di Jalur Gaza. Semakin kita merasa dekat seharusnya kita semakain merasa tertantang untuk melakukan sesuatu. Kita yang tak mampu berperang kesana. Kita yang mungkin tidak setiap waktu punya uang untuk menyumbang kesana. Maka mulai memboikot adalah peran sederhana tapi vital.

Sekali lagi boikot disini adalah sebuah usaha untuk menutup akses ekonomi zionis. semakin banyak kita mampu memboikot semakin baik, yang penting adalah MEMULAI!
Jangan benturkan kemauan dan tanggung jawab ukhuwah kita dengan Intel Pentium, Facebook hingga BlackBerry (BB). Berbeda dengan alat yg digunakan untuk ‘memutar ekonomi’, banyak toh yang menggunakan BB untuk bisnis, facebook untuk dakwah, komputer untuk berkarya demi kemajuan2 ummat. Intinya sih jangan sempit pikiran, lakukan langkah kecil, thing global act local.
Mulailah pemboikotan dari ekonomi yang bersifat konsumsi seperti makanan dan minuman. Berhentilah memuaskan diri dengan KFC, Coca-cola, Starbuck dan Mc Donald dan sejenisnya yang ujungnya hanya menjadi kotoran dan penyakit dalam tubuh kita. Mulailah dari apa yang kalian mampu! Yang kalian bisa! Yang penting kalian telah memulai!


Sekali lagi thing global act local! Hapuskan ignorance dunia pada palestina, hapuskan Israel dari muka bumi, lawan !! (Manfaluthi. Ghurabaa Militant Tauhid Monotheist Underground Movement)

Sabtu, 24 November 2012

Celoteh Hazuan

Lucu, pengen ketawa, terharu, sedih, bersyukur...

Saya punya keponakan yang ngegemesiiin, namanya Hazuan. Hazuan lahir tepat satu hari sesudah saya wisuda 26 Agustus 2008. Hazuan yang berusia 4 tahun duduk di TK A tepatnya di sekolah TKIT Nashiru Sunnah. Hazuan tinggal di rumah kami sejak masuk TK. Di rumah ini tinggal Uan (saya memanggilnya), saya, andung, atuk dan ayahnya saja. Bunda dan adiknya Uan yang berumur 1 tahun lebih tinggal di Celancang 1 jam dari rumah kami. Saat liburan Uan senang sekali kalau  pulang ke Celancang. tapi libur week end kali ini Uan menghabiskan waktunya di rumah.

Kebetulan ayah Uan sedang berada di rumah dan tidak sedang dinas. Uan senang sekali karena kalau ada ayahnya Uan bisa dimandiin sama ayahnya. Kejadian sore itu membuat saya tersenyum. Tiba-tiba Uan mengajak ayahnya mandi, "ayah...ayah... Uan mau mandi."
"Iya, Uan masuk aja dulu ke kamar mandi ya terus gosok gigi, Uan bisa kan gosok gigi sendiri." kata ayah Uan yang sedang tertidur pulas, entah sadar atau tidak.
"iya ayah." Uan berlari ke kamar mandi.
"Ayah udaaaaah. Uan udah selesai gosok gigi. Ayaaaaah.....ayaaaaah...." Tidak ada jawaban, Uan terus memanggil ayahnya yang ternyata sedang tertidur pulas.
"Ayaaah udaaaah...!" Uan agak mengeraskan panggilannya.
Ayah uan respek langsung terbangun dan berkata "Uan mau ngapain sih sebetulnya?"
" Uan mau mandi terus solat ayah, solat maghrib." Jawab Uan polos.
Haaahaaaa....saya yang mendengar tersenyum lalu ketawa , secara saat itu waktunya solat Ashar. Subhanallah, Uan kok bisa spontan ngomong seperti itu tanpa pernah kami ajarkan.

Sebetulnya banyak celoteh-celoteh Hazuan yang bikin saya tersenyum, terharu da berharap semoga Hazuan bisa menjadi anak soleh taat sama Allah dan cinta sama Rasulullah.
Uan pernah berkata pada ayahnya, " Ayah...ayah... sholat ayah, ntar kalo gak solat Allahnya marah." Entah apa yang ada di dalam pikiran ayahnya kala mendengar itu.

Saat santai saya suka tanya,
"Tuhannya Uan siapa? Allah
kalau nabinya? Rasulullah Muhammad
Kitab sucinya Uan? Al-Qur'an
Kiblatnya Uan? Ka'bah"

Uan kecil juga udah bisa baca Al-Fatihah, An-nas, Al- Ikhlas, Al-Falaq dan beberapa do'a sehari-hari dengan lidahnya yang masih belum bisa jelas mengucapkan huruf 'R'.

Hazuan, tante sayaaaaaaaaaang banget sama Uan.

Senin, 19 November 2012

Info: Stem Cell Bank


Ari-ari bayi yang oleh sebagian orang dianggap tidak penting, bahkan seringkali dibuang atau dikubur begitu saja usai persalinan, ternyata mengandung sel yang bisa menjadi penyelamat nyawa di masa depan.

pict taken from: myhealing.wordpress.com
Dunia kedokteran masih menyimpan berjuta misteri yang terus digali oleh manusia. Penemuan satu mendorong penemuan berikutnya, yang akhirnya bisa meningkatkan kualitas hidup manusia. Memang muncul banyak penyakit baru, tapi berbagai penemuan alternatif untuk penyembuhan penyakit itu pun tidak berhenti. Salah satunya adalah penemuan stem cell bank.


Stem cell atau sel induk adalah sel pada makhluk hidup yang belum mengalami diferensiasi (pembagian tugas) dan spesialisasi. "Sel induk ini nantinya melakukan regenerasi (membentuk sel baru) atau dapat berkembang menjadi sel yang bertugas khusus dan mempunyai fungsi yang spesifik," ungkap Dr. Judi Januadi Endjun, Sp.OG, sonologist, dari Subbagian Fetomaternal Departemen Obstetri dan Ginekologi FK UPN Veteran/RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Pada manusia, sel induk ini bisa ditemukan di tali pusat yang ikut keluar bersama kelahirannya. Selama dalam kandungan, satu-satunya sumber kehidupan janin adalah tali pusat ini. Sel darah yang terdapat dalam tali pusat (umbilical cord blood) banyak mengandung sel induk haematopoeitik (haematopoeitic stem cell) yang mampu memproduksi sel-sel darah baru, baik sel darah merah, sel darah putih, maupun keping darah sehat.

DISIMPAN DALAM SUHU -180 0C
Hebatnya, sel-sel induk ini dapat disimpan lama dengan menitipkannya pada bank stem cell. Bank ini sebetulnya adalah laboratorium yang memiliki perlengkapan penyimpanan khusus agar sel induk bayi tidak mati dan dapat dimanfaatkan di waktu yang akan datang.
Setelah bayi lahir, sel-sel darah dari pembuluh vena tali pusatnya diambil. Proses pengerjaannya sebagai berikut:
- Segera setelah bayi lahir, tali pusat diklem dan dipotong.
- Tali pusat yang masih menempel pada plasenta dibasuh dengan kapas alkohol atau kapas povidon iodin 150 ml.
- Jarum suntik yang telah diisi heparin 1 ml kemudian ditusukkan ke dalam vena untuk mengambil darahnya sebanyak 40-150 ml.
- Selanjutnya darah dikirim ke laboratorium khusus. Dalam perjalanan ke laboratorium, darah yang diambil cukup dibawa dalam suhu udara biasa, tidak perlu dibekukan atau disimpan dalam lemari es.
- Kemudian melalui proses disentrifugasi selama 10 menit, dipilihlah sel yang diperlukan untuk disimpan (buffy coat).
* Namun sebelum disimpan, darah akan ditapis dulu apakah mengandung kuman HIV, CMV, hepatitis, dan sejenisnya. Setelah dinyatakan aman, ke dalam darah akan dimasukkan zat pengawet (cryoserv).
* Darah kemudian dibekukan pada temperatur -1800 C dalam tangki nitrogen cair.
* Saat sel induk diperlukan untuk transplantasi, contoh darah tali pusat akan dicairkan kembali dan diberikan kepada pasien melalui pembuluh darah vena.

PENYAKIT YANG DITANGANI
Stem cell transplantation (transplantasi sel induk) telah diterima sebagai pengobatan untuk pasien-pasien yang memerlukan kemoterapi dosis tinggi atau terapi radiasi untuk penyakit mereka. Kemoterapi dan radioterapi menyebabkan cedera yang parah bagi pembentukan sel-sel darah dalam sumsum tulang. Nah, untuk mempertahankan kemampuan pasien dalam memproduksi sel-sel darah dan sel-sel pertahanan tubuh, dapat diberikan sel induk dari donor yang cocok melalui suatu proses yang disebut transplantasi sel induk.


Transplantasi sel induk ini umumnya digunakan untuk mengobati pasien-pasien leukemia dan limphoma, atau pasien kelainan bawaan berat yang mengenai sumsum tulang atau sistem kekebalan tubuh.

Sampai saat ini penelitian tentang pemanfaatan sel induk masih terus dilakukan. Di masa mendatang diharapkan sel induk ini dapat dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit alzheimer, parkinson, stroke, diabetes, jantung, lupus, multipel sklerosis, dan cedera saraf tulang belakang.
Penyakit yang berhasil ditangani dengan terapi ini sudah terbilang sangat banyak. Di antaranya leukemia akut maupun kronis, gangguan sel induk, kelainan genetik pada sistem metabolisme, kelainan genetik sel darah merah (misalnya talasemia beta mayor, penyakit sel Sickle), osteoporosis, kanker payudara, kanker ginjal dan sebagainya.

DILAKUKAN DI INDONESIA
Pada 1970-an, para peneliti menemukan bahwa darah tali pusat manusia mengandung sejumlah sel induk. Di tahun 1988, seorang dokter di Perancis sukses melakukan transplantasi darah tali pusat manusia pada seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun yang menderita anemia Fanconi. Sepuluh tahun kemudian, anak ini masih hidup dan masih bertahan sampai sekarang.

Di Indonesia, kesempatan untuk menyimpan sel induk yang diambil dari pembuluh vena tali pusat sudah bisa dilakukan. Hanya saja kita belum memiliki laboratorium penyimpanannya. Sebagai solusi, penyimpanan dapat dilakukan di Singapura yang memiliki beberapa perusahaan pengelola stem cell bank. Diantaranya adalah StemCord dan Cordlife. Seperti dikatakan A. Linda Lukman, Bussiness Development Manager StemCord Indonesia, "Darah bisa diambil di sini untuk kemudian dibawa ke Singapura dan disimpan di stem cell bank milik StemCord Internasional di sana."

Sebetulnya ada dua jenis bank penyimpanan sel induk ini. Yang pertama adalah public bank atau stem cell bank yang menyediakan darah dari para donor yang tidak mempunyai hubungan keluarga (penggunaan alogenik). Satunya lagi adalah private bank yang menyimpan darah tali pusat untuk digunakan bagi kepentingan dirinya dan keluarganya (penggunaan autologus) suatu saat kelak.

Biaya yang harus dikeluarkan pasien di Indonesia sekitar 2.000 dolar Singapura. Prosedur dimulai dengan pengambilan darah yang memungkinkan darah yang diambil tidak terkena udara luar sehingga mengurangi risiko kontaminasi. Selanjutnya, pengujian bakteri dan jamur untuk darah tali pusat dilakukan sebelum dan sesudah pemrosesan darah (sebelum dibekukan). Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa darah bebas dari pencemaran pada saat disimpan. Karena bila sudah tercemar, darah tidak dapat digunakan pada saat diperlukan kelak.

HATI-HATI KLONING
Berhubung teknologi ini masih tergolong baru, Judi mengingatkan beberapa kemungkinan yang harus dicermati. "Teknologi ini bisa saja dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk kloning manusia, misalnya."

Selain masalah penyalahgunaan, keamanan (penularan penyakit), dan kerusakan selama penyimpanan juga harus diwaspadai. Namun terlepas dari itu semua, teknologi baru ini mendatangkan banyak manfaat, selama dilakukan oleh orang-orang yang bertanggung jawab.
(Marfuah Panji Astuti)

StemCord Indonesia
Wisma 46 Kota BNI Lt. 9 Unit 909  Jl. Jend. Sudirman Kav. 1 Jakarta 10220
Hotline 7026 2077 Telp. (021) 572 7583 Fax. (021) 572 2004