Cahaya itu diatas cahaya…

Menerangi jalan menuju cinta-Nya



Senin, 01 Oktober 2012

Antara Habasyah dan Madinah


Ust. Pizaro Novelan Tauhidi

Antara Habasyah dan Madinah
Saat hijrah berubah menjadi cinta
Kala segala asa tertumpah PadaNya

Bisakah manusia sepertimu wahai Alif, jatuh dari surga tanpa menyentuh buah quldi.
Mengendap memeluk Qur’an tanpa terjaring razia tajwid
Memojok di awal Al Araf hingga membuat Ibnu Qayim Al Jauzi jatuh cinta

Katakan saja jalannya…
Bukankah pelangi tidak saja berwarna merah
Langit Jingga belum tentu senja
Dan Bintang terang tidak menyala di siang hari

Ain Sin Qaf….

Adakah izin kami menjadi kekasih ketujuhmu
Setelah Al-Ankabut, Ar-Rum, Luqman, As-Sajdah, Al-Baqarah dan Ali Imran mendahului kami
Karena kami dengar Iblis iri padamu
Engkau mampu menggoda manusia, tanpa harus membangkang terhadapNya

Ketika Airmata Nabi Ibrahimku menetes
Sebelum Bunda Siti Hajarku merindu

Kenapa engkau diam saja
Buat apa kami cemburu padamu

Katakan kepada handaimu wahai ayat-ayat Alif
Bahwa aku ingin belajar seperti kalian
Untuk hanya bisa dimengerti oleh Tuhan

Dan aku tersedu ketika Alif membawakan surat Maryam kepadaku

Ayat Enam Belas: Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam Al Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,

Ayat Tujuh Belas: Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

Ayat Delapan Belas: Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”.

Ayat Sembilan belas: Ia (jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”.

Ayat Dua Puluh: Maryam berkata: “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!”

Ayat Dua Puluh Satu, Jibril berkata: “Demikianlah”. Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”.

Ayat Dua Puluh Dua, Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.

”Dan Alif berkata, Kenapa tidak akhi?!”
“Bukankah Allah engkau diciptakan dari tidak ada menjadi ada?

Rabu, 26 September 2012

ANALISA PAK JOKO


Lagi pengen nulis sesuatu yang ngalor ngidul dulu ya. pandangan saya tentang berita di panggung politik  kota Jakardahh, yang diakibatkan oleh bapak-bapak yang suka peke baju kotak-kotak.

Kenal sama yang namanya pak Joko dan pak Ahok? Mesti kalo yang hobi nontonin layar kaca tipi, layar kaca lepi, layar kaca hape udah kenalan sama dua nama itu via layar kaca :p

kedua bapak ini merupakan salah satu dari beberapa calon gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Pertama kali saya tau pak Ahok dari layar kaca berita saat itu pak Ahok ini lagi gencar di beritain berkaitan dengan daerahnya Bangka Belitung yang lagi naik daun dikarenakan promosi film laskar pelangi saat itu , secara pak Ahok ini bupati Babel. Muda dan idealis (dari kata2nya saat di wawancara) yaaa itu kesan saya pertama kali liat,

Kalo pak Joko alias pak Jokowi, saya tau beliau waktu gencar-gencarnya mobil rakitan salah satu SMK di kota Solo dan saat itu pak Walikota ini membuat terobosan menggunakan mobil bermerek Esemka ini untuk dipergunakan di jajaran pemerintahan kota Solo. Muda, membuat terobosan dan merakyat. Itu kesan pertama saya tau pak Joko. Saking penasarannya saya sempet ngubek-ngubek berita buat cari tau ada apa dengan pak Joko ini ko bisa booming begitu. Usut punya usut ternyata beliau pernah membuat kebijakan memindahkan lahan pedagang kaki lima di kota Solo tanpa kekerasan dan berjalan damai (sama-sama hepi), padahal selama ini yang kita tahu kalo masalah pemindahan lahan dengan pedangang biasanya diikuti dengan yang namanya rusuh ya walaupun gak semua. Trus pernah dinobatkan sebagai walikota terbaik entah itu di Asia atau di dunia (lupaa).

Setelah pak Joko dan pak Ahok ini mencalonkan diri sebagai gubernur, peta politiknya udah mulai kebaca nih. Hahay, saya udah mulai jadi pemerhati amatiran. Waktu masa kampanye Cagub ini berlangsung 5 besar saya pernah bilang ke abah ane “ bah, coba liat ya kalo kata nina kemungkinan besar jokowi nih yang bakalan jagi Gurbernur DKI Jakarta.” Dan  ini terbukti, karena dari awal maennya udah rapiiih, terprogram dan di setting dengan baik.

Kenapa saya bisa berkata seperti itu, ini evidence basednya (buka buku):
  1. Yang namanya politik itu ada tata cara maennnya, ada role-nya. Kalo yang udah pernah baca novel Indonesia Incorporated by Zaynur Ridwan pasti tau lah yaw. Disitu bisa ada candidate, komite, tim sukses, para konsultan, sponsor, serta yang bikin istimewa ada campur tangan “ORGANISASI” (klo bener “organisasi” ini ikutan maen ini nih nyang bikin syerem). Nah, kalo menurut saya nih naik daunnya nama pak Joko kurang lebih periode setahun lalu itu bisa karena ada campur tangannya orang-orang yang saya sebutkan itu. campur tangan komite, konsultan itu sangat penting, ada diagnosa untung rugi milih kandidat kalo udah fix sponsor siap money, buat mendukung nah tim sukses jadi sarana pengiklanan yang ampuh. pinjem bahasa kaskus sundul terus gan  ane kasih cendol (nah lho). Sejak mobil Esemka itu pak Joko makin down to earth, namanya juga makin booming.
  2. Pemilihan candidate Cagub dari tiap-tiap partai itu penentuannya gak sebulan dua bulan.. mainannya tahunan. Minimal satu tahun sebelum ia muncul udah mulai tuh di “poles-poles” kandidatnya biar makin "cantik dan ganteng", gak ding maksudnya gak fisiknya aja tapi yang utama track recordnya, salah satu contoh bahasa lembutnya terlarang untuk keluarga apalagi istri atawa anak-anaknya membuat sang ayah terperosok karena masalah sepele, program yang bagus-bagus sama terobosan-terobosan yang udah dibuat di ekspose terus .
  3. Peranan media itu penting, bahkan temen aye pernah bilang tuh kalau mau kuasai masa ya kuasai medianya. Gampang kok, kl udah kuasai media-nya apapun yang mau di tulis tentang kandidat yang di dukung mau yang sebagus-bagusnya tanpa cela, mau jatuhin lawan mainnya, mau naikin namanya, mau diinget terus namannya tampilin aja terus di tipi kayak iklan pasti tuh lama-lama nempel di kepala pemilih. Taukan contohnya, saya pernah nonton TV yang punyanya pak Paloh, weeeits setiap pencet tombol ke TV itu kok bapak itu lagi pidato terus hehe ya iyalah wong tipinya. 
  4. Perasaan saya, Saya nilai beberapa stasiun tipi kok kayaknya condong ke pak Joko ya… contoh misalnya dalam 1 minggu ada 30 berita tentang para candidate nah 10nya pak Joko 20 berita lainnya di bagi  sisa 4 kandidat lainnya. Ah, mungkin ini hanya perasaan saya saja J

Nah itu beberapa alasan seorang pemerhati amatir. Di atas itu yang bisa disimpulkan kenapa pak Joko akhirnya menjadi yang terpilih hehe…

Harapan saya, semoga DKI Jakarta bisa lebih baik, pak Joko klo ditanya wartawan tentang rencana kerja ke depannya sering banget ngomong “yang penting eksekusinya” (emang siapa yang mau di gantung pak? Heu..)

Saya bukan warga Jekardahh (baca Jakarta), tapi sebagai pusat ibu kota ya suri tauladan/ contoh yang baik kepada kota tetangga-tetanga yang dekat dan terjauhnya. Wokeh pak, selamat mengeksekusi !



Drama Korea “Thank You”


Yaaa….. pada akhirnya saya kembali dan memulai untuk menulis lagi. Sebetulnya ada beberapa hal yang udah saya tulis tapi sepertinya belum layak untuk di share…hee… terlalu private gitcu J

Daripada ngalor ngidul saya mau share tentang sesuatu…tenang sesuatu itu yang pasti bukan tentang syahrini ataupun membahas gangnam style yang lagi booming. Saya mau share tentang Korean drama yang udah kesekian kali saya tonton dan kesekian kali juga anehnya saya gak merasa bosen. Judule “Thank You”  atau yang dibahasa jawanya disebut terima kasih di bahasa indonesianya matur nuwun alias arigato alias muhun bin syukron (apaan siich…).



Drama korea ini beda dari drama korea yang lain karena menurut yang saya baca drama ini memang menceritakan tentang kehidupan keluarga sederhana di Pulau Pureun di balahan pulau yang menjadi bagian dari Seoul. Pemainnya pun yaaa kalo dibandingin sama pemain korea yan masih muda dan imut agak jauh lah tapi kalo di liat dari segi ekting, jalan cerita, karakter, dan makna film ini waaaaaah saya piker drama ini gak kalah dengan drama korea yang nampilin 4 cowok bunga itu.

Young shin, dr. Min gi Seoh, Lee Bom, Sun Hyuk (ayah biologis Bom) dan kakek satu lagi si nenek… ke-6 karakter ini bisa menguatkan isi cerita menjadi hidup. Saya saranin sangat untuk yang mau nonton drama korea sambil termehek-mehek, atau mau liat gimana tegar-tangguhnya seorang single parents membesarkan anak sejak dari kandungan sampe 10 tahun tanpa suami ditambah harus mengasuh seorang kakek tua yang sudah pikun, atau mau liat gimana tindakan-tindakan medis di dalam drama ini juga ada lho.

Sebetulnya yang mau saya share initinya adalah ini niii…
Do you know, bahwa si Sun Hyuk adalah ayah kandung dari anak bernama Lee Bom. Lee Bom itu anak yang takdirnya terkena virus HIV dikarenakan kecerobohan seorang dokter (calon istrinya dr. Min) saat transfuse darah. Setelah ia memperoleh apa yang diinginkannya yaitu mengejar sebuah prestise dan eksistensi di tempat kerjanya, sukses sebagai seorang eksekutif muda ia kembali ke pulau Pureun dan tanpa dinyanya takdir mempertemukannya kembali dengan ibu Bom dan si gadis kecil Bom.

Usut punya usut akhirnya ia menyadari bahwa Bom adalah anak biologisnya dari Young Shin. Apa yang terjadi sodara-sodara… (saya suka gak tega ngeliat wajah dan jalan hidupnya mister Sun Hyuk ini) ia menyesal sejadi jadinya telah menelantarkan young shin dan bom selama 10 tahun tanpa kabar dan tanpa tau kalau ia telah memiliki anak (terlaluuuu). Penyesalannya itu menyadarkan ia bahwa ia ingin kembali kepada young shin dan ingin menjadi ayah Bom yang diakui. Ia meminta maaf sama ibunya Bom ibu Bom Cuma tersenyum sumir dan berkata “ aku telah memaafkan semua kesalahanmu, tapi asalkan kau tahu Bom bukan anakmu ia anak malaikat (sambil berlalu)” makjleb…. Menangis kedalem, dan ekspresinya mister Sun Hyuk kaciwa dan hwaaaa ;’(

Drama ini nunjukin gimana gambaran orang yang merasa sangat bersalah dan ingin memperbaiki kesalahanya. Namanya orang niat minta maaf apapun kan dilakukan untuk mengambil hati. Di bibir semua orang bisa mengatakan ya aku memaafkanmu tapi hati yang paling dalem gak ada yang bisa nyangka dan hati bisa aja lebih jujur dari pada lisan. Maaf itu tak bisa digantikan dengan kondisi yang baru, walaupun hati dan lisan telah berpadu untuk bekerja sama mengungkapkan kejujuran “ aku telah memaafkanmu” tapi kondisi tak selamanya sesuai dengan harapanmu. Menerima konsekuensi dari apa yang telah kita lakukan terhadap kehidupan, terhadap orang di seliling kita itu merupakan bentuk tanggung jawab kedewasaan kita. Tidak ada asap kalo tidak ada api, teori sebab akibat juga bisa berlaku di diri kita.  Berhati hati-hati dalam bertindak dan berbuat itu penting lho… jangan sampe seperti mister Sun Hyuk ini, nelongsooo walaupun sudah di maafkan…

Young shin, hmmmm saya salut cara dia mendidik anak yang terkena HIV. Cara ia membesarkan Bom dan bagaimana ia mengatasi permasalahan hidupnya. wonder women di pulau Pureun lah pokoknya. Mencoba untuk tetap tegar dan tidak mudah menangis di depan anaknya walaupun masalah berada di pundaknya. Ini berat sodara, saya belajar banyak dari ibu Bom ini. B elajar menghargai hidup dan belajar mengucapkan terima kasih pada orang yang telah menyakiti kita (lho kok bisa?).

Hmm… kalau yang saya tangkep juga selain menceritakan kehidupan sederhana seorang ibu dan anaknya, drama ini menceritakan tenang apa itu ketulusan, perbuatan tanpa pamrih, makna terdalam dari sebuah kata terima kasih, perjuangan, pengorbanan, legowo, tegar ditengah badai, memaafkan dan mensyukuri hidup
Di akhir-akhir episode ini, dr. Min pernah berkata kepada Sun Hyuk,

Dr. Min: dulu kau pernah bertanya apa arti ibu Bom dan Bom bagiku… keajaiban, mereka adalah kejaiban bagiku

Mr. Sun Hyu; (ekspresi kaget dan sumir)

Keajaiban, berasal dari kata ajaib. Ajaib itu klo menurut saya suatu yang di luar masuk akal dan terjadi. Saya coba merangkum apa yang di maksud dr. Min . Ia menganggap bahwa ibu Bom dan Bom adalah keajaiban, keajaiban bagaimana seorang yang sederhana, biasa-biasa saja bisa merubah kehidupan dr. Min menjadi orang yang bisa menghargai orang lain, mau mengalah, care, lebih percaya Tuhan dan pada akhirnya percaya dunia yang kejam ini ternyata sangat indah.

Keajaiban itu mendatangkan kebahagiaan bagi orang yang memaknainya dengan positif. Keajaiban itu datang dari restu Sang Illahi Robbi kepada hamba yang dipilihnya. Ada yang melalui usaha adapula yang dapat meraihnya dengan Cuma-Cuma saya mau sebut itu karunia/pemberian. Keajaiban itu membahagiakan hati, membawa senyuman, cinta, pengormatan, keinginan untuk tidak ingin menyakiti, keinginan untuk selalu membahagiakan, keinginan untuk bersyukur. Impact-nya dari semua keajaiban itu adalah ucapan “Thank You” , sebuah kata simple sejuta makna bahwa terima kasih Kau telah memberikan semua ini untukku.

Saran: tanpa alih suara, drama ini lebih dapet banget feel-nya

=Thank You J=

Selasa, 15 Mei 2012

Berempati Menggunakan Jalanan


Kemarin tepatnya tanggal 14 Mei 2012 tiba-tiba saya diamanahkan sama bidan desa untuk merujuk pasien perdarahan di Puskesmas manuju RSUD Indramayu. Dari hasil anamnesa pasien diduga plasenta previa karena perdarahan yang banyak dan segar, riwayat habis di periksa dalam. Pasien sempat diinfus dan langsung di gotong menuju ambulans untuk dibawa segera ke RS.

Di dalam ambulans ada 5 orang: saya, pasien, seorang anaknya yang berumur 10 tahun dan 2 orang karyawan puskesmas.  Jarak tempuh Puskesmas kami ke RSUD kira-kira 15 km.  Perjalanan menuju RS melewati beberapa  pasar dan memang menempuh jalur yang cukup padat.

Si ibu dan anaknya terlihat panik, saya yang menemani berusaha untuk menenangkan ibu sambil mempersiapkan psikis ibu agar siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Kepanikan pasien semakin menjadi ketika suaminya tidak bisa dihubungi berkali-kali dicoba tapi hasilnya tetap sama. Berdo’a, mutlak Allah saja tumpuan kami menyerahkan semua yang harus kami lalui.

Ini bukan suatu hal yang biasa, ada 2 nyawa terbaring pas didepan saya… bakal calon bayi yang akan lahir dan ibu yang mengalami perdarahan hebat dari jalan lahir. Kami berburu dengan waktu, ibu ini harus segera diberikan pertolongan secepatnya di RS. Allah, mudahkanlah dan lindungilah kami.

Sirine berbunyi kencang memecah deru kendaraan yang lalu lalang, laju mobil ambulance di 6 kilo pertama cukup lancar semua mobil, motor dan kendaraan yang melintas menyingkir memberi jalan kepada mobil kami. Kendala muncul ketika ambulans kami harus memecah keramaian pasar saat itu. Entahlah apa yang ada dipikiran orang-orang itu, dengan santainya seolah-olah menganggap mobil ambulance yang meneriakkan sirinenya layaknya mobil pengangkut orang-orang pada umumnya. Tukang parkir dengan mudahnya menyetop mobil ambulance kami dan memberi jalan mobil  yang hendak berbelok keluar dari pasar, dan beberapa motor tak peduli menyerobot jalanan dan pejalan kaki dengan santai menyebrang. Saya geram, apa mereka tahu fungsi dari sirine ini untuk apa, bagaimana mendahulukan kepentingan mobil ambulance, seandainya mereka ada di posisi ibu yang terbaring di depan saya ini, seandainya istri mereka atau keluarga mereka berpacu dengan waktu untuk segera mendapatkan pertolongan. Ini bukan hal yang sederhana, ada nyawa yang di perjuangkan kelangsungannya.

Sedikit saja menepis dan menyingkirkan ego sementara, bahwa kepedulian dan empati saudara-saudara dalam menggunakan jalan raya dan berlalu lintas dapat menolong ikhtiar seseorang untuk berjuang hidup lebih lama. Jika andapun memiliki kepentingan mohon luangkan beberapa menit.. ah tidak mungkin hanya beberapa detik untuk memelankan kendaraan anda, menepikan sedikit kendaraan anda dan mempersilahkan yang darurat lewat terlebih dahulu.

Berempati, turut merasakan apa yang terjadi seandainya  anda atau keluarga anda yang berada di posisi tersebut.

Yaaa…saya yakin anda orang baik yang memiliki hati yang mulia untuk bisa berempati dan berbuat.
#Berharap

Tentang Bintang, tentang Seseorang


Bismillahirrahmanirrahim…

Assalamu’laikum, khaifa haluk ukh?

Udah lama gak ngucapin hal tersebut diatas. Malam ini sudah semakin pekat aku arahkan pandangan ini ke jendela kamarku ternyata bintang  tak terlihat malam ini. Sedih, seolah olah kehilangan.. tapi aku mencoba untuk tersenyum dan pandanganku ku coba untuk menembus awan dan malam yang pekat ini.. Yaaa, keterbatasanku untuk melihat semua yang nyata. Sekali lagi aku tak dapat melihat bintangmu. Sekali lagi aku mencoba untuk tersenyum, kali ini semyumku semakin merekah, tahukah dirimu bahwa aku yakin bintang itu tetap ada malam ini membersamaiku walaupun bintangmu tak tampak malam ini dan aku tak bisa menghitungnya. Bintang itu bintang yang paling terang menemani malam-malamku hingga esok fajar merekah.

Beberapa pagi sudah aku lewati… masih tetap dengan senyumanku. Aku selalu bersyukur karena selalu dapat melihat pagi dan melihat merahnya langit yang malu-malu bersembunyi  diantara awan yang tipis. Masih adakah bintang itu? yaaa, ternyata ianya tetap ada walaupun terang berusaha tak menampakannya, bintang itu tetap ada dalam terangnya… membersamaiku menemani hingga merah menggelayut senja itu hadir diikuti malam.

Satu…dua…tiga…empat… lihat bintang itu terang sekali apakah ia melihatku? # Rinduu...

Kamis, 09 Februari 2012

Kesaksian iblis


Dari Muadz bin Jabal dari Ibu Abbas: Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, terdengar panggilan seorang dari luar rumah: ”wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku“ Rasulullah bersabda: ”Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu”. Beliau melanjutkan, “itu iblis, laknat Allah bersamanya. ”Umar bin Khattab berkata: “izinkan aku membunuhnya wahai Rasullulah”. Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik”.

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin”, Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?”

Iblis menjawab: ”Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa”.

“Siapa yang memaksamu?”

“Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata: Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”

 “Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh”.
                                   
*Orang yang dibenci Iblis*

Rasulullah SAW lalu bertannya kepada iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?” iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah makhluk Allah yang paling aku benci.”

“Siapa selanjutnya?” tanya Rasulullah

“Pemuda yang bertaqwa memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”

“Lalu siapa lagi?”

“Orang alim dan wara’ (loyal)”

“Lalu siapa lagi?”

“Orang yang selalu bersuci.”

“Siapa lagi?”

“Seorang yang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain?”

“Apa tanda kesabarannya?”

“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang – orang yang sabar”.

“Selanjutnya apa?”

“Orang yang bersyukur”

“Apa tanda kesukurannya?”

“ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya”.

“Orang seperti Abu Bakar menurutmu?”

“Ia tidak menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”

“Umar bin Khattab ?”

“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”

“Usman bin Affan?”

“Aku Malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”

“Ali bin Abi Thalib?”

“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali Abi Thalib selalu berdzikir terhadap Allah SWT).

*Amalan yang Dapat Menyakiti Iblis*
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”

“Aku merasa panas dingin dan gemetar,” “kenapa?”

“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”

“Jika seorang umatku berpuasa?”

“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”

“Jika ia berhaji?”

“Aku seperti orang gila”

“Jika ia membaca al – qur’an?”

“Aku merasa meleleh laksana timah di atas api”

“Jika ia bersedekah”

“ Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji”

“Mengapa bisa begitu?”

“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya”

“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu ?”

“Suara kuda perang di jalan Allah”

“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”

“Taubat orang bertaubat”

“Apa yang dapat membakar hatimu?”

“Istighfar diwaktu siang dan malam”

“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”

“ Sedekah yang diam – diam”

“ Apa yang dapat merusak wajahmu?”

“ Shalat fajar”

“ Apa yang dapat memukul kepalamu?”

“Shalat berjama’ah”

“ Apa yang paling mengganggumu?”

“ Majelis para ulama”

“ Bagaimana cara makanmu?”

“ Dengan tangan kiri dan jariku”

“ Dimanakah kau menaungi anak – anak mu dimusim panas?”

“ Dibawah kuku manusia”


*Manusia Yang Menjadi Teman Iblis*
Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”

“Pemakan riba”

“Siapa sahabatmu?”

“ Pezina”

“ Siapa teman tidurmu“

“ Pemabuk “

“ Siapa utusanmu?”

“ Tukang sihir”

“ Apa yang membuatmu gembira?”

“ Bersumpah dengan cerai”

“ Siapa kekasihmu?”

“ Orang yang meninggalkan shalat jum’at”

“ Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”

“ Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja”


*Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang yang Ikhlas*
Rasullullah SAW lalu bersabda: ”Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu”.

“Iblis segera menimpali: “tidak. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang saleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas”

“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”

“Tidaklah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat orang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku“

*Iblis dibantu oleh 70.000 anak – anaknya*

Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak dan setiap anak memilki 70.000 syaitan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk mengganggu anak – anak muda, sebagian untuk mengganggu orang tua sebagian untuk menggunggu wanita tua, sebagian anakku juga aku tugaskan kepada para zahid. Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjama’ah. Tanpanya manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjama’ah.

Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu dimata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur hingga pahalanya terhapus.

Aku punya anak yang senang berada dilidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.

Pada setiap seseorang wanita yang berjalan, anakku dan syaitan duduk dipinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.

Syaitan juga berkata, ”Keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaitan pun menghiasi kukunya. Mereka, anak –anakku selalu menyusup dan berubah ke satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.

Tahukah kamu, Muhammad? Bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya sembuh seketika. Aku terus meggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.

*Cara Iblis Menggoda*
Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?

Akulah mahluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. Barang siapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku. Tahukah kau Muhammad? Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa derngan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata-kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, Cerai.

Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur – ngulur shalat, Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikkan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya ke mukanya.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya lihat kiri dan kananmu, ia pun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku ucapkan ‘salatmu tidak sah’. Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.

Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. I apun shalat seperti ayam yang mematuk beras.

Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjama’ah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkan sebelum iamam. Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaitan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. dan ia pun semakin taat padaku.

Kebahagiaan apa untukmu, sedangfkan aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Aku katakan padanya, “Kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak. Jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.

Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan. Wahai Muhammad, apakh engkau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?”

*10 Permintaan Iblis Kepada Allah SWT*

“Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?”

“10 macam”

“Apa saja?”

“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan” (Qs Al Isra :64).

Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga dari makanan haram dan bercampur dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.

Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah. Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaitan.

Aku minta agar bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku. Aku minta agar Allah memberikan saudaraku, maka ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku. Allah berfirman, “ Orang – orang boros adalah saudara – saudara syaitan. “(Qs. Al – Isra:27).

Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “silakan”, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.

Iblis berkata : “ Wahai Muhammad, aku tak bisa meyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda,”

Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorang pun. Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya Rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun dimuka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang telah ditentukan sengsara. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak diperut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.

Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud : 118 – 119). Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku: (Qs Al-Ahzab :38). Iblis lalu berkata: “Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para Nabi dan Rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk – makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong.”

Sumber : Kitab Sajaratul Kaun oleh Muhyidin Ibnu Arabi /Darul ‘Ilmi al – Munawar asy-Syamsiyah, Madinah.





Selasa, 07 Februari 2012

H -3


Bismillahirrahmanirrahim…

H minus 3. Seperemat abad kurang satu tahun saya udah numpang tinggal di tempat yang bernama bumi ini. Kalau saya ditanya apa yang mau diungkapin di 24 tahun umur saya saya Cuma bisa bilang Alhamdulillah Ya Allah… Alhamdulillah… Alhamdulillah… Alhamdulillah.. Ya.. Alhmadulillah tak terkira karena hadiah yang udah Allah kasih sama saya lebih dari luar biasa. 24 tahun yang luar biasa saya dikasih hadiah kehidupan setiap hari setiap saat setiap waktu. Saya menangis, tertawa, berbahagia, saya terjatuh, bangkit, terisak, terseok, menengadah, menunduk, berjalan, bernafas, barlari, bergerak, takut, berharap, cemas, pasrah, ahhhh terlalu banyak hadiah ini membuncah bahagia dihati. Jika ada ruang yang siap untuk menyimpan semua rasa ini izinkan aku menitipkannya kepada-MU agar tetap menjadi hikmah luar biasa yang bisa buat aku semakin jatuh cinta pada-MU.

Alhamdulillah, terimakasih Ya Allah nafas ini, detakan jantung ini masih bisa kurasa dan kudengar, mata ini, kedua telinga, lisan ini, tak habis jika harus ku tulis betapa semua hadiah dari-Mu ini membuatku semakin membutuhkan-Mu butuh dan sangat butuh.

24 tahun.. apa yang sudah diberi sebagai wujud rasa bakti hamba? Ahhh masih terasa sangat jauh tapi aku mesih terus berharap bahwa karunia dan rahmat-Nya senantiasa meliputi diri. Aku hanya ingin dekat dengan-MU. Di saat lapang maupun sempit, menangis ataupun tertawa, melangkah dan terjatuh, bahagia ataupun sedih, berlari maupun tertatih… aku ingin diri-Mu yang penuh di hati ini. Insya Allah… Amiin.

Fabi ayialaairobbikuma tukadzibaan, “ Maka Nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”